Memahami Cara Kerja Peralatan di Rumah utamanya saluran pipa air

Memahami Cara Kerja Peralatan di Rumah

Saat ini pembangunan rumah sedang gencar-gencarnya. Hal ini bisa disebabkan penghapusan hutang kepada negara atau tax amnesty yang menyebabkan perusahaan-perusahaan dapat dengan lebih leluasa memulai proyek-proyek perumahan baru. Beban perusahaan berkurang sehingga proyek-proyek baru dapat diluncurkan. Ketika kita menempati suatu rumah setelah beberapa lama, kita akan mulai menyadari hal-hal yang perlu ditambahkan atau diperbaiki dari rumah tersebut misalnya saja pipa air di rumah. Terkadang kita mendapati bahwa tekanan air di suatu keran lebih kecil di keran yang lain. Atau kita mendapati tekanan air di keran terlalu kecil sehingga kita ingin melakukan perubahan agar tekanan air lebih besar.

 

Sebelum membahas tentang perbaikan pada sistem air di rumah, kita perlu mengetahui hokum-hukum fisika yang berlaku untuk benda cair misalnya air. Murid-murid SMA jurusan IPA sebenarnya sudah mempelajari sifat-sifat air dan mempelajari tentang tekanan air, namun saat ini kita sama-sama mempelajarinya. Air ternyata memiliki sifat-sifat tertentu, misalnya air ternyata selalu menekan ke segala arah. Bila air dimasukkan ke dalam sebuah balon, maka air menekan kulit balon ke segala arah sama rata sehingga balon akan berbentuk bulat. Namun karena adanya gravitasi, maka bila kulit balon terlalu besar dan air terlalu banyak yang dimasukkan, maka balok akan berbentuk lonjong karena tekanan air juga berpengaruh pada gravitasi (akan dijelaskan pada sifat selanjutnya).

 

Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Hal ini mungkin sering kita dengar, namun sebenarnya hal tersebut dapat terjadi karena tekanan hidrostatis. Tekanan hidrostatis adalah tekanan saat benda cair diam tergantung pada ketinggian benda cair tersebut, percepatan gravitasi dan densitas benda cair tersebut. Dari sifat-sifat air di atas dan pengertian bahwa tekanan adalah gaya per satuan luas, maka kita dapat mengetahui masalah perpipaan dan pengairan di rumah. Permasalahan tekanan air yang kecil di keran dapat disebabkan toren di rumah yang terlalu rendah. Hal yang dapat kita lakukan adalah dengan meninggikan toren. Bisa juga karena diameter pipa yang terlalu besar, seperti sifat yang disebutkan di atas yaitu tekanan berbanding terbalik dengan luasan penampang pipa. Selain itu kita juga dapat membuat toren yang memiliki volume yang lebih besar untuk menghasilkan tekanan air yang lebih besar dan juga sebaliknya.

 

Sistem perpipaan di dalam rumah juga dapat menjadi permasalahan bila dirancang dengan sembarangan, sering pipa saluran mampet karena salah. Sistem perpipaan ada dua macam yaitu sistem perpipaan air yang terbuka dan tertutup. Sistem perpipaan terbuka artinya sistem perpipaan tersebut masih bergantung pada letak dan ketinggian keran. Sistem perpipaan tertutup artinya sistem perpipaan yang dialirkan ke ketinggian yang sama sehingga tekanan pada setiap keran sama. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat jalur melingkar di ruangan-ruangan yang ingin dialiri air sehingga di ketinggian yang sama. Jalur ini kemudian disambungkan ke setiap keran.